Kegemilangan Radamel Falcao kesudahannya ini tidak pemaafan mulai sejak permainan menyosor yg diperagakan AS Monaco di kolong bimbingan Leonardo Jardim, begitu ditegaskan Pep Guardiola.

Pemuncak classement Ligue 1 Prancis ini bakal bertandang ke Etihad tingkat terhadap menghadapi Manchester City bagi Selasa dekat komplemen uni Champions, sesudah memuncaki classement group yg diisi Bayer Leverkusen dan Tottenham Hotspur. Mereka semula dekat tren positif dgn mengantungi 76 gol pada 26 kontes domestik.



Mantan striker Atletico Madrid Falcao ikut andil dgn 16 gol dekat 20 turnamen dan Guardiola turut suka dgn pulihnya kemampuan Falcao, meskipun itu bakal jadi peringatan buat the Citizens.

“Di Atletico Madrid ia melakukan pekerjaan luar biasa sebelum cedera. Anda selalu butuh waktu untuk cedera berat yang ia hadapi,” ujar Guardiola dalam konferensi pers.

“Tapi sistem serta gaya bermain Monaco sekarang sempurna untuknya. Mereka menyerang dan banyak melakukan crossing.

“Pemain seperti dia butuh itu. Ia seorang profesional, pria yang baik dan saya senang ia kembali ke level mencetak gol seperti ini.

"Sebuah tim yang menyerang dengan Lemar, Bernanro Silva dan Falcao... mereka menyerang dengan banyak orang, itulah sebabnya Anda tidak dapat mengendalikan serangan balik. Mereka sangat, sangat kuat di area itu," imbuh mantan pelatih Bayern Munich ini.

"Sebagai penonton, senang melihat mereka, saya benar-benar terkesan dengan kehebatan mereka. Full-back bermain seperti winger; winger main seperti gelandang serang, dan dua striker sebagai pejuang.

"Di kotak penalti. Falcao dan Germain seperti pembunuh. Dua gelandang bertahan -Fabinho dan Bakayoko cerdas dan kuat. Mereka tim komplet."

Pep Guardiola tak mengkhawatirkan unjuk kerja tidak baik Sergio Aguero di Manchester City. Sang manajer kian percaya Aguero bakal melintasi masa-masa susah ini bersama mudah.

Striker Argentina itu pernah kehilangan tempatnya sebab diambil oleh Gabriel Jesus. Adapun Jesus menerima luka parah yg membuatnya bolos sekian banyak bln. Aguero diprediksi akan tambah sbg striker mutlak City terhadap pergulatan kontra AS Monaco.



"Sergio punya cukup pengalaman. Ia tahu, semua orang tahu. Mereka yang mencetak gol; bagaimana mereka harus bergerakan dan menciptakan ruang, ini semua tentang bakat dan insting," ungkap Guardiola.

"Ia tidak perlu dikendalikan seperti remote control TV. Ia akan melakukannya sendiri."

"Kami akan bicara dengannya, seperti dengan rekan setim yang lain, untuk meyakinkan padanya bahwa dalam dua laga nanti kami takkan bisa memberikan performa terbaik kami, karena sangatlah menuntut di Liga Champions."

"Itu adalah salah satu kompetisi palin indah, mungkin bukan yang paling penting, tapi yang paling indah dan kami akan melakukan yang terbaik," tandasnya.

Dani Alves memeriksa tak sewajarnya bek berbentuk Madrid Sergio Ramos mewarisi celaan saat masih ke club lamanya, Sevilla.

Hubungan Ramos dgn fans club udik halamannya memanas pertama thn ini, sesudah dirinya melecehkan Sevilla buat Madrid buat 2005.

Setelah menempa penalti di menit terminasi di Copa del Rey untuk Januari dulu, pemain yg berposisi yang merupakan bek semula menghasilkan gesture tak mengenakkan untuk fans musuh sesudah beliau meraih hinaan nyaris sepanjang turnamen.



Ejekan terhadap Ramos serta terulang disaat dua tim tersimpul pertemuan semula di La perkumpulan dan walau memaklumi factor termasuk, Alves tak sanggup mengizinkan perbuatan loyalis Sevilla.

“Ini masalah sulit,” ujar Alves dalam wawancara dengan ABC.

“Saya pikir ini mengerikan melihat Ramos menjadi target penghinaan, tapi di saat yang sama ia mungkin tidak ada di posisi untuk menuntut respek dari fans.

“Masalahnya adalah, hanya beberapa hari sebelum pindah ke Madrid, ia mendeklarasikan cinta sejati untuk Sevilla, dan itulah yang melatarbelakangi kemarahan fans kepadanya.

“Ia masih berutang pada kata-kata itu.”